Eksekutif

KOWANI Gandeng Dewan Pers, Perkuat Literasi Media dan Kepemimpinan Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Buletin.news – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) memperkuat langkah transformasi organisasi melalui kemitraan strategis dengan Dewan Pers Republik Indonesia. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Ketua Umum KOWANI, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., bersama jajaran pengurus dengan Ketua Dewan Pers RI, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, di Kantor Dewan Pers, Jakarta (3/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi perempuan tertua di Indonesia dengan lembaga pers nasional guna mendorong peningkatan literasi media, literasi digital, komunikasi publik, serta penguatan kepemimpinan perempuan sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Mendampingi Ketua Umum KOWANI dalam audiensi tersebut antara lain Dr. Ratu Dian Hatifah, M.Ag., M.Pd. (Sekretaris Jenderal), Dra. Nova Rasdiana, M.Si. (Wakil Sekretaris Jenderal), jajaran Ketua Bidang, yakni Dr. (H.C.) Ir. Rismauli D. Sihotang, S.H., M.H., Staf Ahli Prof. Dr. Siti Nurazizah, M.Ag., Judith Dipodiputro, Mariana Harahap, S.H., Putri Indah selaku Sekretaris Ketua Umum KOWANI, serta Tim KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World.

Dalam kesempatan tersebut, KOWANI memaparkan arah besar transformasi organisasi menuju 100 Tahun KOWANI (1928–2028) melalui Grand Strategic Ecosystem KOWANI yang dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan perempuan berbasis inovasi, kolaborasi, dan transformasi digital.

Program strategis yang dipresentasikan meliputi Pra Nikah Labs, Festival Nusantara KOWANI, Desa Binaan KOWANI, KOWANI Goes to UNESCO – Memory of the World, Tempe Goes to UNESCO, Women Leadership Academy, K-WIMEN, One Data KOWANI, hingga Digital KOWANI. Keseluruhan program tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya perempuan Indonesia sekaligus meningkatkan kontribusi perempuan dalam pembangunan nasional dan diplomasi budaya dunia.

Ketua Dewan Pers RI, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, memberikan apresiasi terhadap visi transformasi KOWANI yang dinilai adaptif terhadap tantangan zaman. Menurutnya, organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya melalui penguatan literasi media dan komunikasi publik.

Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa peningkatan literasi media, literasi digital, budaya membaca dan menulis, parenting digital, serta perlindungan perempuan dan anak harus menjadi agenda bersama. Di sisi lain, KOWANI juga didorong untuk memperkuat strategi publikasi agar mampu membangun citra sebagai organisasi perempuan modern, profesional, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Dr. Didi Purnomo Putro turut menyampaikan pandangan strategis mengenai pentingnya reposisi KOWANI sebagai organisasi perempuan yang mampu menjadi motor penggerak kepemimpinan lintas sektor. Menurutnya, penguatan persepsi publik terhadap kiprah KOWANI merupakan modal penting untuk memperbesar pengaruh organisasi dalam mendukung pembangunan nasional.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman untuk segera menyusun Nota Kesepahaman (MoU) antara KOWANI dan Dewan Pers RI. Ruang lingkup kerja sama akan mencakup penguatan literasi media dan digital, pengembangan kapasitas organisasi perempuan, peningkatan kualitas komunikasi publik, edukasi masyarakat, hingga dukungan terhadap publikasi berbagai program strategis KOWANI.

Ketua Umum KOWANI, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., menegaskan bahwa kolaborasi dengan Dewan Pers merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem literasi nasional sekaligus memperluas ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan.

“Kemitraan ini menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang semakin cerdas bermedia, memperkuat komunikasi publik yang sehat, serta melahirkan lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia. KOWANI berkomitmen terus menjadi rumah besar perempuan Indonesia yang adaptif, kolaboratif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegas ketua KOWANI.

Kemitraan strategis antara KOWANI dan Dewan Pers diharapkan menjadi model kolaborasi nasional dalam memperkuat demokrasi, meningkatkan kualitas literasi masyarakat, serta memperluas ruang kepemimpinan perempuan sebagai aktor penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, inklusif, dan berdaya saing global, tutup ketua KOWANI.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button