
Muktamar NU 2026 Dipacu “Panitia Kecil dan Tim Panel Dikebut, Validasi Peserta Jadi Prioritas”
BUletin.news – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Muktamar ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026. Memasuki tahap krusial, pembentukan panitia kecil dan tim panel menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu dan terkoordinasi.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa persiapan kini telah memasuki fase pematangan, dengan fokus pada penyelesaian aspek teknis dan administratif yang menjadi fondasi utama pelaksanaan muktamar.
“Persiapan terus berjalan. Panitia kecil sudah dibentuk dan saat ini tengah merampungkan struktur kepanitiaan secara menyeluruh,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Bandarlampung, Minggu (26/4/2026).
Selain pembentukan panitia, PBNU juga mengakselerasi proses administrasi kepesertaan. Salah satu langkah penting adalah memastikan seluruh pengurus wilayah dan cabang yang akan mengikuti muktamar telah memiliki Surat Keputusan (SK) yang sah.
Untuk itu, PBNU membentuk tim panel yang diketuai oleh Muhammad Nuh. Tim ini bertugas melakukan verifikasi dan finalisasi SK guna menjamin legalitas seluruh peserta sebelum forum tertinggi organisasi tersebut digelar.
“Tim panel bekerja memastikan seluruh peserta memiliki legalitas yang jelas dan sah, sehingga muktamar dapat berjalan tertib dan akuntabel,” kata Gus Ipul.
Ia juga mengimbau seluruh jajaran pengurus wilayah dan cabang untuk segera melengkapi dokumen administrasi serta mempersiapkan kebutuhan teknis lainnya agar tidak menghambat proses.
Sementara itu, Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Hukum, Moh Mukri, menjelaskan bahwa tim panel tidak hanya berfokus pada verifikasi administratif, tetapi juga melakukan penelaahan terhadap dinamika internal organisasi.
“Termasuk penyelarasan berbagai keputusan sebelumnya agar seluruh proses berjalan kondusif dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” ujarnya.
PBNU berharap seluruh tahapan persiapan dapat dituntaskan sesuai jadwal, sehingga Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan strategis bagi masa depan organisasi.
“Insya Allah muktamar akan dilaksanakan pada 1 hingga 5 Agustus 2026. Untuk lokasi masih dalam pembahasan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut oleh pimpinan,” tutup Gus Ipul.




