
Indira Gandhi Soleman Wakili SD Muhammadiyah 12 Pamulang di O2SN Cabang Badminton Tunggal Putri
Buletin.news – Semangat kompetisi dan prestasi kembali ditunjukkan siswa-siswi SD Muhammadiyah 12 Pamulang dalam ajang Turnamen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Pamulang. Salah satu peserta yang menjadi perhatian adalah Indira Gandhi Soleman yang tampil mewakili sekolah pada cabang olahraga badminton tunggal putri.
Keikutsertaan Indira menjadi bukti keseriusan sekolah dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi peserta didik, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga, seni, literasi, dan keagamaan. Dalam ajang O2SN tahun ini, SD Muhammadiyah 12 Pamulang turut mengirimkan peserta terbaiknya di cabang atletik, renang, badminton, dan pencak silat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas SD Muhammadiyah 12 Pamulang, Didin Zahrudin, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah berbagai ajang tingkat kecamatan.
“Alhamdulillah, kami merasa bangga dan bersyukur karena selama tiga tahun berturut-turut SD Muhammadiyah 12 Pamulang dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang FLS3N, O2SN, dan Pentas PAI tingkat Kecamatan Pamulang. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah lahirnya generasi muda yang berprestasi, kreatif, sportif, serta berakhlak mulia,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi siswa dalam berbagai cabang lomba menjadi gambaran bahwa pendidikan harus mampu mengembangkan potensi anak secara menyeluruh. Pada ajang FLS3N, siswa mengikuti lomba vokal, kriya, cerita bergambar, mendongeng, menulis cerita, dan tari. Sementara pada Pentas PAI, siswa berkompetisi dalam cabang Da’i, MTQ, MHQ, dan kaligrafi.
Khusus pada cabang badminton, sekolah mempercayakan perwakilan kepada Indira Gandhi Soleman, siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 12 Pamulang, yang telah menekuni latihan badminton sejak duduk di kelas 2.
“Khusus cabang badminton, sekolah kami diwakili oleh ananda Indira Gandhi Soleman, siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 12 Pamulang, yang telah menekuni latihan badminton sejak kelas 2. Semangat, disiplin, dan kerja keras seperti inilah yang menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” kata Didin.
Didin juga menambahkan, setiap anak memiliki bakat dan keistimewaan masing-masing yang harus mendapat ruang untuk berkembang. Sekolah, kata dia, memiliki tanggung jawab menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuhnya potensi tersebut agar mampu memberikan manfaat di masa depan.
“Kami percaya bahwa setiap anak memiliki bakat dan keistimewaan masing-masing. Tugas sekolah adalah menghadirkan ruang terbaik agar potensi tersebut dapat tumbuh, terarah, dan memberi manfaat di masa depan. Semoga ajang ini menjadi pengalaman berharga yang membentuk karakter percaya diri, sportif, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.
Ajang O2SN sendiri menjadi salah satu wadah pembinaan talenta muda di bidang olahraga yang diharapkan mampu melahirkan generasi berprestasi sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas dan semangat kompetisi sehat di lingkungan pendidikan.




