Olahraga

Kontroversi Penalti Warnai Bayern vs PSG, Handball João Neves Picu Kemarahan Tuan Ruma

Buletin.news – Laga panas antara Bayern Munich kontra Paris Saint-Germain di semifinal UEFA Champions League kembali memantik polemik besar. Duel leg kedua yang berlangsung di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB, diwarnai keputusan kontroversial wasit terkait insiden handball João Neves yang membuat kubu Bayern murka.

Momen yang menjadi sorotan terjadi pada menit ke-30 ketika bola hasil tembakan Vitinha mengenai tangan rekan setimnya, João Neves, di dalam kotak penalti PSG. Para pemain Bayern langsung melayangkan protes keras dan mengepung wasit João Pedro Silva Pinheiro karena menilai insiden tersebut layak berbuah penalti.

Namun, sang wasit bergeming. Tayangan VAR pun tidak mengubah keputusan, membuat pemain dan staf Bayern semakin frustrasi di tengah laga krusial penentu tiket final Liga Champions.

Dilansir BBC Sport, keputusan itu ternyata mengacu pada aturan handball terbaru dalam Laws of the Game yang jarang dipahami publik. Koresponden sepak bola BBC Sport, Dale Johnson, menjelaskan bahwa handball tidak dianggap pelanggaran apabila bola terlebih dahulu mengenai rekan setim sebelum menyentuh tangan pemain lain, kecuali situasi tersebut langsung menghasilkan gol atau peluang gol instan.

Dalam kasus itu, bola hasil sepakan keras Vitinha dinilai tidak sengaja diarahkan ke tangan João Neves, sehingga tidak memenuhi unsur pelanggaran handball yang dapat menghasilkan penalti.

Meski memiliki dasar aturan, keputusan tersebut tetap memicu gelombang kritik. Mantan bek Liverpool FC, Stephen Warnock, mengaku bingung dengan konsistensi penerapan aturan handball musim ini.

Sementara itu, mantan striker Chelsea FC, Chris Sutton, menilai regulasi handball saat ini terlalu rumit dan sulit dipahami, bahkan oleh kalangan sepak bola sendiri.

“Banyak orang tidak lagi benar-benar memahami apa yang dianggap handball dan apa yang tidak,” ujar Sutton.

Kekecewaan Bayern tidak berhenti di situ. Tuan rumah juga sempat memprotes keputusan wasit yang tidak memberikan kartu kuning kedua kepada bek PSG, Nuno Mendes, meski kembali dinilai melakukan handball dalam pertandingan tersebut.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, terlihat frustrasi di pinggir lapangan. Para pemain Bayern pun beberapa kali melontarkan protes keras atas keputusan-keputusan yang dianggap merugikan tim tuan rumah.

Kontroversi tersebut semakin memanaskan duel Bayern kontra PSG yang sejak awal diprediksi berlangsung ketat dan sarat tekanan. Selain gengsi dua raksasa Eropa, laga ini juga menjadi penentu langkah menuju final Liga Champions untuk menghadapi Arsenal FC.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button