
Buletin.news – Di dalam piring saji kuliner Yogyakarta, ada satu komponen berwarna merah membara yang teksturnya menyerupai spons basah namun memegang peranan krusial sebagai penyeimbang rasa rasa. Sambal Goreng Krecek adalah seni mengolah kulit sapi kering (krecek/kerupuk kulit) menjadi sebuah lauk utama atau pendamping yang tingkat kepedasannya sanggup membangkitkan selera makan siapapun dalam seketika.
Krecek memiliki karakteristik unik berupa rongga-rongga udara yang melimpah. Ketika krecek dimasukkan ke dalam tumisan bumbu halus cabai merah keriting melimpah, santan encer, dan daun salam, rongga-rongga kulit tersebut akan menyerap seluruh cairan pedas gurih tersebut seperti spons. Saat Anda menggigit sepotong krecek di dalam mulut, cairan bumbu pedas yang terperangkap di dalamnya akan memuncrat keluar, melepaskan rasa gurih-pedas intens berpadu tekstur kulit sapi yang kenyal lembut bagai jeli. Makanan ini adalah pasangan paling serasi untuk menetralisir manisnya Gudeg.
Resep Sambal Goreng Krecek (1 Porsi)
Bahan Utama: 30g krecek/kerupuk kulit khusus sayur (pilih yang tebal), 3 buah cabai rawit utuh, 1 lembar daun salam, 1 cm lengkuas (memarkan), 100ml santan encer.
Bumbu Halus: 3 buah cabai merah keriting, 2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 1 butir kemiri, garam dan gula merah secukupnya.
Cara Membuat:
Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga matang tanak dan mengeluarkan minyak kemerahan.
Tuangkan santan encer dan masukkan cabai rawit utuh, didihkan dengan api sedang sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
Masukkan krecek kering ke dalam kuah bumbu panas. Krecek perlahan akan mengempis dan menyerap air bumbu. Kecilkan api, masak terus hingga kuah menyusut habis menyisakan krecek yang basah berminyak gurih-pedas. Angkat dan sajikan.




