
Buletin.news – Tanggal 1 Oktober 2026 ini perayaan ulang tahun ke-39 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijamin bakal selalu dikenang. Bukan karena lilin kue yang kelewat megah, melainkan karena Presiden Prabowo Subianto menyuguhkan “atraksi kejutan” yang jauh lebih fantastis: merombak jajaran elite Kabinet Merah Putih dan melantik 14 pejabat baru tepat di Istana Negara.
Alih-alih sekadar bagi-bagi kue, sorotan utama drama politik kali ini tertuju langsung pada ‘pencopotan manis’ orang-orang kepercayaan lingkaran Solo. Jabatan Kapolri yang selama ini dipegang teguh oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi dilepas, lalu digeser menjadi Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP)—posisi yang tentu atmosfernya sangat berbeda dengan komando Korps Bhayangkara. Tak berhenti di situ, kursi Menko PMK yang sebelumnya ditempati Pratikno kini secara resmi diserahterimakan kepada Sugiono.
Dua pilar utama yang kerap dijuluki publik sebagai “anak emas” rezim terdahulu dan simbol kekuatan ‘Geng Solo’ di lingkungan Istana, mendadak digeser dalam satu tarikan napas birokrasi. Publik tentu bebas berspekulasi: apakah ini sekadar rotasi rutin demi penyegaran organisasi, ataukah cara paling elegan dari Hambalang untuk menegaskan siapa pemegang kendali catur politik sesungguhnya? Menggeser pilar-pilar penting lingkaran Solo tepat di hari ulang tahun sang Wapres jelas merupakan pesan politik bertinta tebal yang tak perlu diterjemahkan pakai kamus. Perlu diakui bahwa permainan politik Presiden Prabowo hari ini sudah selevel sama sulitnya dengan membaca permainan politik Jokowi dulu.
Pemandangan ini makin ‘sedap’ karena terjadi bersamaan dengan suhu persidangan di Mahkamah Konstitusi yang sedang membara. Ketika adu sikut dalil hukum soal keabsahan berkas pendaftaran Wapres sedang diuji—bahkan sampai membawa-bawa yurisprudensi diskualifikasi Perdana Menteri Pakistan tahun 2017—pilar pendukung di dalam kabinet justru mulai diroker satu per satu.
Pada akhirnya, kita para penonton di barisan paling belakang hanya bisa bertepuk tangan menikmati manuver kelas tinggi ini. Selamat ulang tahun untuk Pak Wapres, selamat bertugas di tempat baru untuk eks-Geng Solo, dan selamat menikmati pertunjukan catur kekuasaan yang makin hari makin nakal dan mendebarkan ini!




