
Buletin.news – Saat terik matahari menyengat kulit, bayangan akan semangkuk hidangan penutup yang dingin, bertekstur lembut, dan manis legas langsung menari-nari di kepala. Dari tanah Daeng Makassar, lahirlah Es Pisang Ijo—sebuah pencuci mulut (dessert) yang tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menyajikan keindahan visual yang memikat mata semua umur. Bagaimana sepotong pisang bisa tampil begitu menawan dalam balutan gaun hijau?
Pisang raja yang manis dan bertekstur padat dibungkus rapi oleh adonan tepung beras berwarna hijau cerah beraroma pandan alami. Pisang pembungkus ini kemudian dikukus hingga kenyal, dipotong-potong, dan diletakkan di atas hamparan bubur sumsum putih yang lembutnya menyerupai sutra. Disiram dengan sirup merah (biasanya sirup DHT atau cocopandan) dan es serut serta susu kental manis, setiap sendokan es pisang ijo memberikan kontras rasa dingin, gurih kelapa, dan manis buah yang sanggup meruntuhkan rasa dahaga secara seketika.
Resep Es Pisang Ijo (1 Porsi)
Bahan Pisang Ijo: 1 buah pisang raja yang matang, 30g tepung beras, 10g tepung sagu, 100ml air (campur dengan perasan daun pandan/suji), sejumput garam.
Bahan Bubur Sumsum: 20g tepung beras, 150ml santan encer, 1 lembar daun pandan, sejumput garam.
Pelengkap: Sirup cocopandan merah, es serut, susu kental manis.
Cara Membuat:
Pisang Ijo: Campur tepung beras, sagu, air pandan, dan garam di panci. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga kalis. Ambil adonan, pipihkan, bungkus pisang raja dengan adonan tersebut hingga tertutup rata, lalu kukus selama 20 menit.
Bubur Sumsum: Rebus santan, tepung beras, garam, dan daun pandan sambil diaduk terus hingga mengental dan meletup-letup. Angkat, biarkan dingin.
Potong-potong pisang ijo. Tata bubur sumsum di mangkuk, letakkan potongan pisang ijo di atasnya, beri es serut, lalu siram dengan sirup merah dan susu kental manis.



