
Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal, KKP Buka Rekrutmen Besar-besaran untuk Tambak Udang Terintegrasi Waingapu
Buletin.news – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi membuka rekrutmen bagi 3.000 Sumber Daya Manusia (SDM) lokal untuk mendukung operasional program Budi Daya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Kabupaten Sumba Timur. Langkah ini bertujuan memastikan proyek strategis nasional tersebut digerakkan oleh tenaga kerja lokal yang kompeten dan bersertifikasi industri.
Proses pendaftaran resmi dibuka mulai Selasa, 10 Februari 2026, melalui sistem daring. Para peserta yang terpilih akan mendapatkan pelatihan intensif sebelum diterjunkan langsung ke lokasi tambak di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menyatakan bahwa rekrutmen ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.
“Kami menyiapkan putra-putri terbaik Sumba Timur agar memiliki keterampilan teknis dan sertifikasi kompetensi. Melalui program kelas khusus, mereka akan dilatih sesuai standar industri agar siap bekerja di tambak udang terintegrasi Waingapu,” ujar Nyoman dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (10/02/2026).
Pelatihan dilaksanakan secara terpadu mencakup teori, praktik lapangan, hingga magang di tambak mitra. Menariknya, seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan ini diberikan secara gratis atau tanpa biaya.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyambut antusias program ini sebagai solusi konkret penyediaan lapangan kerja di daerah. Ia berharap generasi muda Sumba Timur dapat menjadi tuan rumah di tanah sendiri.
“Kesempatan kerja skala besar kini hadir di Sumba. Kami ingin anak-anak kami berkembang dan membangun masa depan tanpa harus jauh merantau,” tegas Umbu Lili.
Proyek ISF di Waingapu bukan sekadar tambak biasa, melainkan bagian dari strategi nasional untuk menggenjot produksi udang nasional dan memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan Timur Indonesia.
Pemerintah mengimbau para lulusan SMA/SMK sederajat di wilayah Sumba Timur dan sekitarnya untuk segera memanfaatkan peluang emas ini sebelum batas waktu pendaftaran berakhir, tutup Umbu Lili.




