
PKS Dorong Revitalisasi Sekolah Pascabencana di Sumatra Jadi Titik Balik Pendidikan Tangguh
Buletin.news – Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, menyambut positif langkah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang mengalokasikan anggaran lebih dari Rp2,9 triliun untuk revitalisasi 3.084 bangunan sekolah terdampak bencana di wilayah Sumatra. Program tersebut mencakup daerah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang selama ini kerap menghadapi ancaman gempa bumi, banjir, hingga longsor.
Menurut Kurniasih, kebijakan revitalisasi sekolah tidak boleh hanya dipandang sebagai upaya memperbaiki bangunan fisik semata, tetapi harus menjadi momentum besar membangun sistem pendidikan yang lebih tangguh, adaptif, dan siap menghadapi situasi darurat di masa depan.
“Langkah yang dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merupakan upaya penting untuk menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana. Pendidikan harus tetap berjalan agar proses belajar siswa tidak mengalami hambatan berkepanjangan,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Ketua DPP PKS Bidang Pendidikan dan Kesehatan itu menilai, pengalaman berbagai bencana di Indonesia menunjukkan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang paling rentan terdampak. Kerusakan sekolah sering kali membuat proses belajar mengajar terhenti dalam waktu lama dan berdampak pada psikologis peserta didik.
Karena itu, ia mendorong agar revitalisasi sekolah pascabencana diintegrasikan dengan konsep sekolah tangguh bencana. Menurutnya, pembangunan sekolah ke depan harus memperhatikan standar keamanan konstruksi, jalur evakuasi, kesiapsiagaan kebencanaan, hingga sistem pembelajaran fleksibel yang tetap dapat berjalan saat kondisi darurat terjadi.
“Pemulihan pendidikan tidak cukup hanya membangun kembali ruang kelas yang rusak. Kita juga perlu memastikan sistem pendidikan memiliki daya tahan menghadapi risiko bencana di masa mendatang,” tegasnya.




