Koperasi

Kementan Salurkan 10 Pompa Air untuk Petani Pati, Genangan 1.834 Hektare Lahan Pertanian Mulai Ditangani

Buletin.news – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 10 unit pompa air kepada petani di Kabupaten Pati guna mempercepat penanganan lahan pertanian yang terdampak genangan air.

Bantuan tersebut diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Kayen, masing-masing sebanyak lima unit pompa, dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo, Jumat (8/5/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian dan jajaran Kementerian Pertanian atas dukungan yang diberikan kepada petani di wilayahnya.

“Terima kasih kepada Menteri Pertanian dan Pak Dirjen Andi Alamsyah atas bantuannya sebanyak 10 pompa yang akan langsung kami rakit. Kabupaten Pati siap menjadi lumbung pangan nasional,” ujar Chandra.

Menurutnya, bantuan pompa air tersebut sangat dibutuhkan mengingat luas lahan pertanian yang terdampak genangan di Kabupaten Pati mencapai sekitar 1.834 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 418 hektare berada di Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo.

Genangan air yang terjadi selama kurang lebih tiga bulan terakhir menyebabkan aktivitas pertanian terganggu, mulai dari pengolahan lahan hingga proses tanam yang tertunda akibat kondisi sawah yang terus tergenang.

Pemerintah daerah berharap bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dapat mempercepat proses pengeringan lahan sehingga petani bisa kembali mengolah sawah dan menjaga produktivitas pertanian.

Pemkab Pati menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam mendukung sektor pertanian, termasuk memastikan bantuan alsintan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh petani di lapangan.

Dengan mulai dioperasikannya pompa air tersebut, petani di Kecamatan Sukolilo dan Kayen diharapkan dapat segera memulihkan aktivitas pertanian dan kembali meningkatkan hasil produksi pangan di tengah tantangan cuaca dan genangan yang berkepanjangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button