
Buletin.news – Alam memiliki caranya sendiri untuk melukis, dan Danau Kelimutu adalah salah satu mahakarya paling misteriusnya. Tiga danau kawah yang terletak di puncak gunung yang sama ini memiliki warna air yang berbeda-beda—mulai dari biru kehijauan, merah hati, hingga hitam pekat—dan warna-warna ini dapat berubah secara tidak terduga seiring waktu akibat aktivitas kimiawi bawah tanah. Warga lokal percaya bahwa danau-danau ini adalah tempat bersemayamnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal.
Menyaksikan kabut pagi perlahan menyingkap keindahan ketiga danau ini memberikan sensasi magis yang membuat siapa pun terdiam seribu bahasa. Ini adalah destinasi impian bagi pencinta petualangan alam murni dan mitologi lokal.
Panduan Rute: Terbanglah menuju Bandara H. Hasan Aroeboesman di Ende atau Bandara Frans Seda di Maumere. Dari Ende, perjalanan darat menuju Desa Moni (kaki Gunung Kelimutu) memakan waktu sekitar 2 jam. Dari Desa Moni, Anda hanya perlu berkendara 30 menit ke area parkir Kelimutu, dilanjutkan dengan jalan kaki ringan selama 30 menit menuju puncak pandang.




