Pemerataan Peserta Jadi Fokus Utama, Kemenag Siapkan Gelaran Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI di Malang

Buletin.news – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia bakal menggelar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, menekankan bahwa komposisi peserta PPSN VI tidak boleh didominasi oleh satu pondok pesantren tertentu. Setiap regu delegasi provinsi diwajibkan merupakan gabungan santri dari berbagai pesantren serta mencakup variasi jenjang pendidikan, seperti SMK, SMA, Madrasah Aliyah, hingga Satuan Pendidikan Mu’adalah dan Pendidikan Diniyah Formal. Langkah ini diambil agar PPSN dapat menjadi wadah inklusif bagi perjumpaan dan kebhinekaan santri dari seluruh penjuru Indonesia.
Rapat Koordinasi yang dihadiri unsur Kemenag, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta Pemerintah Kabupaten Malang turut memastikan kesiapan aspek teknis, keamanan, kesehatan, dan logistik bagi sekitar 1.600 peserta dan pendamping. Menghadapi keterbatasan anggaran daerah, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib mendorong skema creative financing—seperti kolaborasi CSR, BUMD, BUMN, dan perbankan—guna mensukseskan perhelatan nasional pembentukan karakter dan kecakapan hidup santri tersebut secara akuntabel.




