UMKM Binaan ISNU Unjuk Gigi, Wamen Koperasi Ikut Borong Produk

Buletin.news – Pameran produk UMKM binaan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) menjadi salah satu daya tarik utama gelaran ISNUPreneur di Jombang. Beragam produk unggulan pelaku usaha ditampilkan, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kerajinan, hingga produk kreatif berbasis potensi lokal dan pesantren.
Sekretaris Umum PP ISNU, Wardi Taufik, mengatakan pameran tidak sekadar menjadi ruang promosi, tetapi juga membuka peluang jejaring, kemitraan dan perluasan pasar bagi pelaku UMKM.
“Pameran ini bukan hanya ajang promosi, tetapi ruang bagi UMKM untuk memperluas jejaring, memperkenalkan inovasi dan membuka peluang kemitraan,” kata Wardi.
Antusiasme juga terlihat dari Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah yang berkeliling melihat langsung produk-produk UMKM. Sejumlah produk bahkan dibelinya untuk dibawa sebagai oleh-oleh.

Farida mengapresiasi keberagaman produk yang ditampilkan dan menilai UMKM binaan ISNU memiliki potensi untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Saya senang melihat banyak produk yang ditampilkan, saya yakin produk-produk ini bisa bersaing jika diberikan kesempatan. Ini menjadi tugas pemerintah daerah dan ISNU untuk terus membina para pelaku UMKM,” ujarnya.
PP ISNU menilai penguatan UMKM membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan pelaku usaha dengan pasar, jejaring bisnis, pembiayaan dan pendampingan. Karena itu, ISNU berkomitmen memperluas ruang promosi dan pemasaran bagi UMKM binaannya.
Ketua PC ISNU Kabupaten Jombang, Bapak Abdullah Aminuddin Aziz, mengatakan terbukanya akses promosi dan jejaring bisnis diharapkan mampu mempercepat UMKM naik kelas.
“Dengan semakin terbukanya akses promosi dan jejaring bisnis, UMKM diharapkan berkembang lebih cepat, naik kelas dan menjadi motor penggerak ekonomi desa serta pesantren,” ujar Ketua PC ISNU Jombang.
PP ISNU menegaskan akan terus mendorong lahirnya ruang promosi dan pemasaran yang mempertemukan UMKM dengan pemerintah, dunia usaha, perbankan dan pasar yang lebih luas.
Kolaborasi Pemkab Jombang dan PP ISNU diharapkan tidak berhenti pada pameran, tetapi berkembang menjadi ekosistem pembinaan UMKM yang berkelanjutan, sehingga produk lokal mampu semakin kompetitif dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.



