EntertainmentKuliner

Soto Tangkar: Elegansi Kuah Merah Sejarah Betawi

Buletin.news – Jika Anda menyukai Soto Betawi namun mendambakan rasa kuah yang lebih berani, sedikit pedas, dan kaya akan karakter rempah bakar, maka Soto Tangkar adalah pemberhentian kuliner berikutnya yang wajib Anda kunjungi. Hidangan ini lahir dari catatan sejarah masa kolonial, di mana kata “tangkar” merujuk pada bagian iga sapi berbalut sedikit daging yang dahulu menjadi bagian sisa namun berhasil diolah masyarakat lokal menjadi makanan kelas atas.

Keindahan soto ini terletak pada kuah santannya yang berwarna kemerahan jingga, hasil dari ulekan cabai merah, kunyit, jahe, dan kemiri yang ditumis matang. Bagian iga atau daging sapi direbus sangat lama di dalam ramuan kuah ini hingga sumsumnya meleleh menyatu, menghasilkan kaldu yang gurih tebal, hangat di leher karena efek merica dan pala, namun tetap terasa segar berkat irisan daun bawang dan tomat merah mentah. Menikmatinya bersama nasi putih hangat adalah sebuah ritual pemuasan nafsu makan yang luar biasa.

Resep Soto Tangkar (1 Porsi)

  • Bahan: 150g iga sapi atau daging sandung lamur (potong-potong), 150ml santan encer, 1 batang serai dan 1 lembar daun salam (memarkan), buah tomat (potong), 300ml air.

  • Bumbu Halus: 3 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, 1 buah cabai merah besar, 1 cm kunyit, 1 cm jahe, sdt ketumbar, garam dan merica secukupnya.

  • Cara Membuat:

    1. Rebus iga/daging sapi bersama air hingga setengah empuk. Saring air kaldunya jika diperlukan.

    2. Tumis bumbu halus bersama serai dan daun salam hingga harum matang berminyak. Masukkan ke dalam panci rebusan daging.

    3. Tuangkan santan encer, beri garam dan merica. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga daging empuk meriap dan bumbu meresap sempurna. Sajikan bersama potongan tomat segar.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button