Uncategorized

Wamenkop Farida Farichah Tinjau KDMP Mangga Dua: Koperasi Desa Harus Jadi Motor Ekonomi Lokal

Buletin.news – Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI), Hj. Farida Farichah, M.Si, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (30/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur sebelum koperasi tersebut resmi beroperasi melayani masyarakat.

Dalam peninjauannya, Farida memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor yang berhasil mempercepat pembangunan fasilitas koperasi tersebut.

“Ini sangat luar biasa. Kerja keras dari bapak-bapak Kodim, Danramil, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Desa khususnya, telah berhasil membangun gedung koperasi ini dalam waktu kurang dari tiga bulan,” puji Farida saat meninjau gedung utama dan gerai usaha yang kini memasuki tahap finishing.

Didampingi Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Ny. Deva Rachman, Wamenkop menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat ekosistem koperasi di Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 131 ribu koperasi existing, ditambah 83 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang baru dibentuk tahun lalu di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung permodalan, Farida mengungkapkan bahwa Kementerian Koperasi memiliki Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang berfungsi sebagai ‘bank-nya koperasi’. Khusus untuk Koperasi Desa Merah Putih, bunganya hanya 4 persen per tahun. Ini kesempatan besar yang harus dimanfaatkan untuk pengembangan usaha,” jelasnya.

Farida menilai rencana unit usaha penggilingan padi yang akan dikembangkan KDMP Mangga Dua merupakan langkah strategis. Beras hasil produksi lokal nantinya dapat dipasarkan ke masyarakat desa, diserap oleh Bulog, bahkan diproyeksikan menyuplai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas nasional.

“Modalnya bisa dipinjam, pasarnya sudah ada. Yang penting dikelola secara jujur dan transparan karena ini milik seluruh masyarakat desa, bukan perorangan,” tegas Wamenkop. Ia menekankan agar potensi ekonomi desa dikelola secara mandiri agar keuntungan tidak lari ke pihak luar.

Senada dengan itu, Kepala Desa Mangga Dua, Budi Santoso, S.Pd, berkomitmen untuk mengelola koperasi tersebut secara profesional. “Kami akan menjadikan koperasi ini sebagai motor penggerak ekonomi yang berpihak pada kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Mangga Dua,” kata Budi.

Kunjungan ini diakhiri dengan pesan Wamenkop kepada masyarakat agar menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut sebaik-baiknya sebagai pusat kedaulatan ekonomi desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button