
Rekrut 30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih, Menteri Koperasi Laporkan Progres ke Seskab Teddy
Buletin.news – Menteri Koperasi menyampaikan perkembangan terbaru rekrutmen manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kepada Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Program strategis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat penguatan ekonomi desa melalui kelembagaan koperasi yang profesional dan terintegrasi.
Dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (21/4/2026), disebutkan bahwa rekrutmen ini bertujuan menjaring sumber daya manusia terbaik untuk mengelola unit usaha koperasi desa. Para manajer terpilih nantinya akan memimpin operasional koperasi serta mengoordinasikan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat desa anggota Koperasi Desa Merah Putih.
“Rekrutmen tersebut bertujuan untuk memilih manajer yang akan mengelola unit koperasi desa yang nantinya memimpin pegawai koperasi dari warga setempat,” demikian disampaikan dalam keterangan tersebut.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap. Setelah pendaftaran, pelamar akan mengikuti rangkaian seleksi ketat. Kandidat yang lolos selanjutnya akan menjalani pelatihan manajerial dan perkoperasian selama kurang lebih dua bulan sebagai bekal sebelum resmi bertugas.
Setelah pelatihan, para manajer akan bekerja di bawah koordinasi lintas kementerian dan lembaga, terutama Kementerian Koperasi dan Kementerian BUMN, guna memastikan tata kelola koperasi berjalan profesional, transparan, dan berorientasi pada penguatan ekonomi rakyat.
Program Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi desa berskala nasional. Pemerintah memperkirakan program ini mampu menciptakan hingga 800 ribu lapangan kerja baru. Proyeksi tersebut didasarkan pada rencana pembangunan 80 ribu koperasi secara bertahap, dengan komposisi satu manajer dan sekitar 10 tenaga kerja di setiap unit koperasi.
Sekretariat Kabinet menilai keberadaan koperasi desa akan mempercepat perputaran ekonomi di tingkat lokal. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek, masyarakat desa diharapkan dapat memperoleh harga jual yang lebih menguntungkan serta akses pasar yang lebih luas tanpa perantara yang merugikan.
Sebelumnya, pemerintah secara resmi membuka rekrutmen 30 ribu calon manajer koperasi desa pada Rabu (15/4/2026). Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Pembentukan Kopdes Merah Putih Zulkifli Hasan menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara nasional, terbuka, dan tanpa pungutan biaya.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” ujar Zulkifli.
Ia juga memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi akan berlangsung transparan dan akuntabel. Para peserta yang lolos akan ditempatkan di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun.
Pemerintah berharap program ini tidak hanya memperkuat kelembagaan koperasi, tetapi juga menjadi solusi konkret dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas desa, serta mendorong pemerataan ekonomi nasional berbasis potensi lokal.




