
Mudik Lebaran 2026 Aman dan Lancar, Pemerintah Apresiasi Sinergi Lintas Sektor dan Kepuasan Publik Capai 85,3 Persen
Buletin.news – Pemerintah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan lancar berkat sinergi kuat antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam keterangannya pada Kamis, 9 April 2026, sebagaimana dikutip dari laman Humas Kepolisian Negara Republik Indonesia, Senin (13/4/2026).
“Kami selaku pemerintah dan mewakili Bapak Presiden mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran serta masyarakat. Rangkaian bulan Ramadan hingga Lebaran, termasuk arus mudik dan arus balik, dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar,” ujar Prasetyo.
Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil dari perencanaan yang matang serta koordinasi lintas sektor yang berjalan optimal. Berbagai instansi pemerintah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai mampu berkolaborasi secara efektif dalam mengantisipasi potensi kepadatan maupun gangguan selama periode mobilitas tinggi masyarakat.
Meski demikian, pemerintah tetap mencatat sejumlah evaluasi sebagai bahan perbaikan ke depan. Namun secara keseluruhan, pelaksanaan mudik tahun ini dinilai sukses dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Meskipun ada catatan untuk perbaikan, seluruh proses dapat kita lalui dengan baik. Masyarakat juga menyampaikan tingkat kepuasan yang tinggi. Ini adalah hasil kerja sama kita semua dan perencanaan yang dilakukan secara menyeluruh,” tambahnya.
Sebagai bagian dari evaluasi nasional, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 tercatat mencapai 85,3 persen. Angka ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode hari raya.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik pada momentum mudik di tahun-tahun mendatang, guna menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat Indonesia.



