UMKM

Menteri Maman Fokus Matangkan Akurasi Data “Sapa UMKM” Sebelum Peluncuran Resmi

Buletin.news – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan terburu-buru dalam meluncurkan platform “Sapa UMKM”. Fokus utama kementerian saat ini adalah memastikan sistem satu data terintegrasi tersebut memiliki tingkat validitas yang tinggi dan dapat beroperasi secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional Bidang UMKM dan Kewirausahaan di Yogyakarta, Maman menjelaskan bahwa kematangan sistem jauh lebih penting daripada sekadar seremoni peluncuran. Ia menginginkan agar “Sapa UMKM” menjadi solusi digital yang benar-benar stabil saat mulai digunakan secara massal oleh para pelaku usaha di seluruh penjuru tanah air. “Kami akan melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan semua fitur berjalan lancar.

Setelah itu, barulah sistem ini akan diintegrasikan dengan data yang ada di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota,” ujar Maman. Salah satu poin krusial dalam tahap pematangan ini adalah proses verifikasi lapangan untuk menyaring data pelaku usaha yang masih aktif dan valid.

“Sapa UMKM” diproyeksikan menjadi sebuah aplikasi super (super apps) yang menyatukan berbagai layanan dalam satu pintu. Melalui platform ini, sekitar 57 juta unit usaha di Indonesia ditargetkan dapat mengakses kemudahan legalitas, perizinan, hingga pembiayaan dari perbankan maupun lembaga swasta secara transparan.

Selain itu, sistem ini dirancang untuk merekam riwayat pelatihan para pelaku usaha. Dengan pencatatan yang akurat, pemerintah dapat memetakan kebutuhan peningkatan kapasitas UMKM di setiap wilayah dengan lebih tepat sasaran. Platform ini nantinya juga akan terhubung dengan ekosistem yang sudah ada, seperti Pasar Digital (PaDi) UMKM, guna memperluas akses pasar bagi produk lokal.

Guna memperkuat infrastruktur teknisnya, Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Indonesian Open Network (ION). Kerja sama ini bertujuan untuk mengadopsi model jaringan terbuka yang telah terbukti sukses memberdayakan UMKM di berbagai negara lain, termasuk India. Dengan dukungan sistem digital yang solid, pemerintah optimis pengelolaan jutaan pelaku usaha di Indonesia dapat dilakukan dengan jauh lebih optimal.(IAZ)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button