FokusUMKM

Kena Bencana, UMKM Takengon Justru Diberi ‘Suntikan’ Khusus Ini!

 

Buletin.news – Usaha masyarakat terdampak bencana di Takengon, Aceh Tengah, siap kembali menggeliat pesat. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerjunkan program pendampingan terintegrasi untuk mendongkrak produktivitas pelaku usaha lokal agar tak cuma pulih, tetapi juga makin tangguh.

Melalui agenda Peningkatan Kapasitas Usaha Terdampak Bencana Regional 1 Aceh, para wirausahawan dibekali tiga “suntikan” strategi utama. Fokusnya mencakup peningkatan kapasitas produksi, perluasan akses pasar, hingga pendampingan akses pembiayaan yang terarah.

Tak tanggung-tanggung, Kementerian UMKM menggandeng platform PaDi UMKM untuk urusan pemasaran, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) guna menyokong permodalan. Seluruh peserta juga diwajibkan masuk ke dalam aplikasi SAPA UMKM agar perkembangan bisnis mereka bisa dipantau secara real-time.

Program ini disambut gembira oleh para pengusaha lokal, seperti Irsyad pemilik bisnis kuliner dan Akis Suryani produsen minuman jahe. Merek mengaku optimistis pendampingan ini menjadi kunci utama agar produk khas Takengon mampu menembus target pasar yang jauh lebih luas.

Plt. Asisten Deputi Pendampingan Inovasi dan Keberlanjutan Usaha Kementerian UMKM, Asep Abdullah, menegaskan bahwa pemulihan tidak boleh berhenti pada pelatihan saja. Sinergi berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan lembaga keuangan diyakini bakal menciptakan fondasi ekonomi masyarakat Aceh yang mandiri dan tahan banting.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button