Kementerian UMKM Perkuat Peran Pelaku Usaha dalam Program MBG, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumbar
Buletin.news – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempercepat pemulihan ekonomi pelaku usaha terdampak bencana di wilayah Sumatra melalui langkah strategis, salah satunya dengan memperkuat keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, dalam kegiatan Workshop Pengembangan Kapasitas Produksi Usaha Mikro Afirmatif Terdampak Bencana dan Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro dalam Mendukung Program MBG di Provinsi Sumatera Barat.
Dalam keterangan resminya Jumat (10/4/2026), Riza menjelaskan bahwa peningkatan jumlah dapur dalam program MBG membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk terlibat sebagai pemasok bahan pangan.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memulihkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM di wilayah terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah juga mendorong setiap dapur MBG untuk menerapkan kebijakan afirmatif dalam proses pengadaan, dengan memprioritaskan pembelian produk lokal yang dihasilkan oleh pelaku UMKM.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM tidak hanya sebagai pelaku ekonomi lokal, tetapi juga sebagai bagian penting dalam mendukung program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.
Ke depan, pelaku UMKM didorong untuk mengambil peran lebih besar melalui peningkatan kapasitas produksi, pemenuhan standar keamanan pangan, serta penguatan tata kelola usaha. Untuk itu, diperlukan kolaborasi erat antara Kementerian UMKM, Badan Gizi Nasional, serta pemerintah daerah.
Menurut Riza, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ekosistem program MBG yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam ekosistem ini, pelaku UMKM tidak hanya berperan sebagai pendukung, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mampu menyediakan produk pangan yang aman, bergizi, dan berkualitas.
“Melalui sinergi antara dukungan afirmasi dan perluasan keterlibatan UMKM dalam program MBG, kami berharap pelaku usaha terdampak bencana tidak hanya bangkit, tetapi juga tumbuh secara berkelanjutan dan semakin berdaya saing,” jelasnya.
Ia juga berharap workshop ini mampu melahirkan pelaku UMKM unggulan yang siap menjadi pemasok andal bagi dapur MBG serta menjalin kemitraan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah, khususnya di Sumatera Barat.
Dengan penguatan peran UMKM dalam program MBG, pemerintah optimistis dapat mendorong pemulihan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat secara berkelanjutan.



