
Trump Teriaki Netanyahu Soal Kelaparan di Gaza
Buletinnews- Presiden AS Donald Trump kembali menyoroti konflik Israel-Palestina dengan menyatakan kekecewaannya terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait krisis kelaparan di Gaza. Dalam sebuah pidato, Trump menyebut situasi di Gaza sebagai “tragedi kemanusiaan” dan menuding Netanyahu kurang mengambil langkah serius untuk mengatasinya.
Sementara itu, PBB mengkritik keterlibatan Global Humanitarian Foundation (GHF), yayasan yang diduga terkait dengan Trump, dalam distribusi bantuan ke Gaza. Lembaga dunia itu menilai GHF tidak transparan dan berpotensi memperumit krisis akibat ketidakjelasan alur bantuan.
Reaksi Netanyahu dan Respons Internasional
Netanyahu belum memberikan tanggapan langsung atas komentar Trump. Namun, pemerintah Israel selama ini bersikukuh bahwa mereka telah memfasilitasi bantuan kemanusiaan ke Gaza, meski dengan pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan oleh kelompok Hamas.
Di sisi lain, aktivis HAM dan organisasi internasional terus mendesak intervensi lebih besar untuk menghentikan kelaparan massal di Gaza, yang diperparah oleh blokade dan konflik berkepanjangan.
Pertanyaan tentang Peran GHF
PBB mempertanyakan efektivitas GHF dalam menyalurkan bantuan, menyerukan audit independen untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga sipil. Yayasan ini sebelumnya dikaitkan dengan beberapa tokoh dekat Trump, meski tidak ada bukti langsung bahwa mantan presiden AS terlibat dalam operasinya.



