Desa

Mendes Yandri Susanto Apresiasi Bobby Nasution Terkait Percepatan Nias Utara Keluar dari Status Tertinggal

Buletin.news – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen nyata Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Nias Utara.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang digelar di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Rabu (25/2/2026). Dari delapan gubernur yang diundang dalam pertemuan strategis tersebut, hanya Bobby Nasution yang hadir secara langsung tanpa mewakilkan.

“Saya sangat mengapresiasi kehadiran langsung Gubernur Sumatera Utara. Ini bukti keseriusan beliau mengawal Nias Utara. Saat ini, Nias Utara adalah satu-satunya daerah tertinggal yang tersisa di wilayah barat Indonesia, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk segera menuntaskannya,” ujar Yandri Susanto.

Berdasarkan data kementerian, Provinsi Sumatera Utara telah menunjukkan kemajuan luar biasa. Sebelumnya, terdapat empat kabupaten di Kepulauan Nias yang menyandang status tertinggal, yakni Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan. Memasuki tahun 2026, kerja keras Pemprov Sumut membuahkan hasil dengan menyisakan hanya satu kabupaten, yaitu Nias Utara, yang masih dalam proses percepatan.

Mendes Yandri menekankan bahwa intervensi pemerintah provinsi sangat krusial mengingat keterbatasan fiskal di daerah tertinggal.

“Hampir 90 persen pembiayaan di 30 kabupaten tertinggal di Indonesia masih bergantung pada transfer pusat karena PAD (Pendapatan Asli Daerah) mereka kecil. Oleh karena itu, kehadiran dan intervensi langsung dari Gubernur seperti yang dilakukan Pak Bobby sangat penting untuk membuka ruang fiskal dan percepatan infrastruktur,” tegas Mendes.

Nias Utara dinilai memiliki potensi ekonomi sektor perkebunan, khususnya kelapa, yang sangat besar. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah aksesibilitas.

“Potensi kelapanya luar biasa, namun jika akses jalan tidak memadai, logistik akan terhambat dan pertumbuhan ekonomi tidak maksimal. Inilah yang sedang kita sinkronkan antara pusat dan daerah,” tambah Yandri.

Di tempat yang sama, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, yang juga dipercaya sebagai Koordinator Kabupaten Tertinggal se-Indonesia, menyatakan rasa terima kasihnya atas perhatian khusus yang diberikan Bobby Nasution. Kehadiran Gubernur dalam rapat ini dinilai memberikan suntikan semangat dan kepastian bagi masyarakat Nias Utara untuk segera sejajar dengan daerah maju lainnya di Sumatera Utara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button