KKP Pastikan Harga Ikan Stabil Jelang Ramadan–Lebaran 2026, Kenaikan Maksimal 1,39 Persen
Buletin.news – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan harga ikan nasional tetap stabil selama periode Ramadan hingga Idul fitri 2026. Kenaikan harga diproyeksikan sangat terbatas, yakni hanya berkisar 0,25 persen hingga 1,39 persen.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu, menegaskan bahwa tren harga ikan masih terkendali dan tidak memberikan tekanan signifikan terhadap inflasi.
“Dari sisi perkiraan harga, kekhawatiran terhadap inflasi tidak perlu dirisaukan. Data menunjukkan kenaikan hanya sekitar 0,25 sampai 1,39 persen,” ujar Tb Haeru dalam konferensi pers di Media Center KKP, Jakarta, Kamis
“InsyaAllah stok dari hasil budidaya stabil dan mampu memenuhi kebutuhan selama Ramadan sampai Lebaran,” ujar Tb Haeru dalam konferensi pers di Media Center KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Kepastian ini disampaikan menjelang Ramadan dan Lebaran 2026 yang diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026, periode di mana permintaan pangan biasanya meningkat.
Berdasarkan data KKP, kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas ikan lele sebesar 1,39 persen dengan kisaran harga Rp 24.461–Rp 24.859 per kilogram. Sementara itu, kenaikan terendah terjadi pada ikan bandeng sebesar 0,24 persen dengan harga Rp 24.185–Rp 24.552 per kilogram.
KKP memastikan stabilitas tersebut ditopang oleh ketersediaan stok hasil budidaya yang mencukupi. “InsyaAllah stok dari hasil budidaya akan stabil dan mampu memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran,” tutup Tb Haeru.




