
Kementan Bidik Investasi Kawasan Sapi Terpadu 200 Ribu Ekor di Sukamara
Buletin.news – Kementerian Pertanian (Kementan) resmi membidik Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, sebagai lokasi pengembangan kawasan peternakan sapi skala masif. Proyek strategis ini diproyeksikan mampu menampung hingga 200.000 ekor sapi dalam satu ekosistem usaha terpadu guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rencana besar ini ditegaskan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman pada Rabu, (18/02/2026), sebagai langkah nyata mempercepat swasembada protein hewani sekaligus memperkokoh fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pengembangan dipusatkan di atas lahan seluas kurang lebih 40.006 hektare di Kabupaten Sukamara. Meskipun populasi saat ini masih di bawah 1.000 ekor, pemerintah menargetkan peningkatan populasi secara bertahap hingga mencapai 200.000 indukan produktif.
Mentan Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kunci keberhasilan proyek ini terletak pada penyederhanaan regulasi dan kemudahan berinvestasi.
“Tantangan terbesar kita adalah tata kelola. Pemerintah berkomitmen memberikan kepastian investasi agar pengembangan ini berjalan cepat tanpa hambatan birokrasi,” ujar Amran.
Target akhir dari megaproyek di Sukamara ini adalah menciptakan episentrum baru industri peternakan nasional. Selain meningkatkan produksi daging dan susu untuk menekan ketergantungan impor, proyek ini diharapkan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal serta menggerakkan roda ekonomi di wilayah Kalimantan Tengah, Tutup Amran.




