
Iran Siagakan Pasukan Tempur, Panglima Militer Beri Peringatan Keras kepada AS dan Israel
Buletin.news – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Panglima Militer Iran mengeluarkan pernyataan tegas terkait kesiapan tempur pasukannya. Dalam pengumuman terbaru, otoritas militer Iran menyatakan bahwa seluruh unit pertahanan kini berada dalam status siaga tinggi guna menghadapi segala kemungkinan ancaman yang muncul dari pihak luar.
Panglima militer Iran menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bentuk respons defensif terhadap meningkatnya aktivitas militer lawan di sekitar perbatasan mereka. Secara khusus, Teheran melayangkan peringatan keras yang ditujukan kepada Amerika Serikat dan Israel, dengan menyebutkan bahwa setiap kesalahan perhitungan atau agresi sekecil apa pun akan mendapatkan balasan yang setimpal dan menghancurkan.
Pemerintah Iran menilai kehadiran pasukan asing dan manuver militer yang dilakukan oleh AS serta sekutunya di kawasan tersebut sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan negara. Melalui pidato resminya, pihak militer menyatakan telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik strategis dan siap mengaktifkan sistem pertahanan udara serta kekuatan rudal mereka jika diperlukan.
Peringatan ini muncul di tengah buntuya jalur diplomasi dan meningkatnya retorika permusuhan di tingkat internasional. Iran menegaskan bahwa meskipun mereka tidak mencari peperangan, pasukannya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas demi menjaga stabilitas wilayah dan keamanan nasional.
Kesiagaan penuh ini mencakup penguatan di wilayah pesisir serta penempatan unit-unit tempur di lokasi-lokasi yang dianggap rawan. Hingga kini, dunia internasional terus memantau pergerakan militer di kawasan tersebut, mengingat eskalasi yang terjadi dapat berdampak luas pada keamanan global dan stabilitas pasokan energi dunia.
Pernyataan dari Teheran ini sekaligus menjadi sinyal kepada komunitas internasional bahwa Iran tetap pada posisi yang tidak akan berkompromi terkait integritas wilayahnya di bawah tekanan politik maupun militer dari pihak manapun.




