Transmigrasi

Diminati 60 Daerah, Menteri Iftitah Ubah Wajah Transmigrasi Jadi Motor Ekonomi Baru.

Buletin.news – Gelombang usulan pengembangan kawasan transmigrasi terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air. Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengungkapkan bahwa sebanyak 60 pemerintah daerah telah resmi mengajukan usulan pengembangan kawasan transmigrasi baru.

“Kami telah menerima usulan pengembangan 60 kawasan dari 60 kepala daerah,” ujar Iftitah dalam pertemuan di Jakarta, Minggu malam (18/1/2026).

Iftitah menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, paradigma transmigrasi telah bertransformasi total. Fokus utama bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, melainkan membangun pusat pertumbuhan ekonomi.

Ia tidak menampik adanya kawasan transmigrasi masa lalu yang gagal berkembang akibat minimnya infrastruktur. Oleh karena itu, Kementerian Transmigrasi akan melakukan pengkajian mendalam terhadap setiap usulan untuk memastikan potensi ekonomi yang ditawarkan nyata dan berkelanjutan.

“Pemerintah harus menciptakan lapangan kerja dan pendapatan layak. Kita ingin masyarakat tidak lagi hidup miskin di kawasan transmigrasi, sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Langkah strategis ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang ingin menciptakan pusat ekonomi baru di wilayah timur Indonesia. Iftitah menyebut Papua sebagai prioritas tertinggi dalam peta jalan pengembangan ekonomi transmigrasi.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, pemerintah tengah membangun Kampus Patriot di Merauke. Fasilitas ini dirancang untuk membekali masyarakat Papua dengan keterampilan khusus agar mampu bersaing dan terlibat langsung dalam arus investasi.

“Kami ingin transmigrasi menciptakan ekonomi baru, terutama di Papua. Masyarakat setempat harus mendapatkan manfaat langsung dari investasi tersebut dan menjadi tuan rumah dalam pembangunan ekonomi di daerahnya sendiri,” tutup Iftitah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button