
Buletin.news – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat memperkuat ekosistem Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan memastikan tata kelola rantai dingin (cold chain) berjalan profesional dan berkelanjutan. Langkah ini diwujudkan melalui bimbingan teknis (Bimtek) intensif bagi pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di 65 lokasi seluruh Indonesia.
Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menegaskan bahwa infrastruktur seperti pabrik es dan cold storage bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan jantung dari visi Ekonomi Biru dan ketahanan pangan nasional.
“Pengelolaan pasca-panen yang berfokus pada mutu akan memberikan nilai tambah tinggi bagi produk nelayan. Kami ingin memastikan setiap hasil tangkapan terjaga kualitasnya dari kapal hingga ke tangan konsumen,” ujar Machmud di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDSPKP, Catur Sarwanto, menjelaskan bahwa Bimtek ini diikuti oleh 350 peserta, termasuk para pengurus koperasi dan Kepala Dinas dari berbagai daerah. Fokus utamanya adalah transformasi manajemen dari cara tradisional menuju pengelolaan usaha yang terukur.
Program KNMP merupakan inisiasi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, untuk mengubah wajah kampung nelayan tradisional menjadi kawasan produktif yang modern. Di bawah payung KNMP, KKP membangun infrastruktur lengkap dalam satu kawasan, mulai dari dermaga, bengkel kapal, balai pelatihan, hingga pusat kuliner.
“Keberhasilan rantai dingin tidak hanya ditentukan oleh mesin yang canggih, tetapi oleh kualitas manusia yang mengoperasikannya,” tutup Machmud.




