Transmigrasi

Solusi Rempang: Mentrans Iftitah Gandeng 3 Lembaga, Rakyat Jadi Tuan Rumah, Negara Hemat Rp369 Miliar”

Buletin.news – Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, membuktikan bahwa sinergi lintas sektoral mampu memangkas beban negara secara signifikan. Melalui program unggulan “Trans Gotong Royong”, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berhasil menghemat anggaran hingga Rp369 miliar dalam pembangunan dua satuan permukiman di Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang), Kepulauan Riau.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (3/2/ 2026), Iftitah mengungkapkan bahwa total kebutuhan awal proyek tersebut mencapai Rp. 490 miliar. Namun, berkat kolaborasi strategis, Kementrans kini hanya perlu menanggung 24,75 persen atau sekitar Rp.121,38 miliar dari total biaya.

Iftitah menegaskan bahwa pendekatan ini adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar APBN tidak bekerja secara sektoral atau “sendiri-sendiri”.

“Setiap uang negara harus mampu menghasilkan dampak yang berlipat. Melalui kolaborasi ini, beban pembangunan dibagi secara proporsional sesuai keahlian masing-masing lembaga,” tegas Iftitah.

Selain soal efisiensi, Iftitah menekankan bahwa pembangunan di Barelang, khususnya Pulau Rempang, mengedepankan prinsip keadilan sosial. Kawasan transmigrasi ini dirancang untuk menjadi solusi win-win antara masuknya investasi berskala besar dan perlindungan hak masyarakat lokal.

“Arahan Presiden sangat jelas untuk Pulau Rempang. Investasi boleh masuk, tetapi rakyat harus menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri, bukan sekadar penonton apalagi menjadi korban,” ujar Iftitah dengan nada tegas.

Pemerintah menargetkan Kawasan Transmigrasi Barelang bukan hanya sebagai titik permukiman baru, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Pendekatan Trans Gotong Royong ini diharapkan menjadi blueprint bagi pengembangan kawasan transmigrasi lainnya di seluruh Indonesia, guna memperkuat kepercayaan publik dan memastikan keberlanjutan ekonomi masyarakat lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button